Kenali apa itu Aset, Liabilitas, dan Investasi Edit
Kenali apa itu Aset, Liabilitas, dan Investasi
Mengenal ketiga hal terbesar di atas akan memberikan Anda dasar pemahaman akan manajemen keuangan saat ini dan dimasa depan. Ayo kenali apa itu aset liabilitas dan investasi
Aset adalah segala sesuatu yang dapat menjadi sumber pemasukan yang menambah kekayaan kita.
contoh : rumah atau tanah yang disewakan usaha bisnis kepemilikan surat berharga seperti obligasi dan lain sebagainya.
Liabilitas atau kewajiban adalah segala sesuatu yang menjadi sumber pengeluaran yang akan mengurangi kekayaan kita.
Contoh : pajak rumah dan mobil atau sebuah bisnis yang merugi dan terus-menerus dari keuangan Anda.
Investasi adalah setiap usaha yang kita lakukan untuk meningkatkan akumulasi kekayaan kita.
jenis-jenis investasi :
1. Direct investment atau investasi langsung contohnya membeli tanah membeli mesin-mesin produk atau membangun pabrik yang pada akhirnya memberikan penghasilan untuk kita.
2. Indirect investment atau investasi tidak langsung (portofolio investment) dalam jenis investasi ini tidak perlu turun langsung menjalankan usaha.
contohnya : pasar modal pembelian saham dan obligasi tabungan transaksi mata uang asing serta deposito.
3. Inventory investment
Pembelian barang dengan harapan nilai agama kemudian hari
contoh : lukisan atau barang antik serta logam mulia.
intinya adalah memahami tentang investasi akan membuat anda tahu bagaimana cara mengembangkan uang yang sudah anda cari menjadi lebih banyak lagi. Tapi ingat, tetap dalam koridor yang halal ya.
Saya rasa cukup sulit termasuk dalam investasi karena investasi tak terlihat dan yang paling mahal saya adalah "ilmu dan amal" investasi jenis ini terbaik yang ada di muka bumi.
Contoh:
Andi bekerja sebagai seorang pegawai negeri sipil. Dengan gaji dari pekerjaannya Andi membeli berbagai macam barang seperti mobil, handphone dan pakaian yang mahal. menurut Andi itu adalah aset tapi sebenarnya itu adalah liabilitas (kewajiban) yang terus-menerus akan menurun akumulasi keuangan Andi.
Dari cerita di atas Anda harus hati-hati dalam mengambil keputusan untuk membeli apapun. Karena belum tentu itu akan menambah akumulasi uang anda, malah akan mengurangi akumulasi uang ada.
Marilah bersikap dewasa untuk ini
"Berhentilah tampak kaya, menjadi kaya sungguhan".
Berikut cerita yang kedua :
Andi belajar tentang investasi dari banyak di bidangnya. Akhirnya ia mencari uang, berhemat dan menabung. Nah ini diindikasikan oleh Andi ke rumah sewa dan kos-kosan. Andi membeli rumah senilai 300 juta kemudian Andi menyewakannya dan mendapat income senilai 3 juta perbulan. dalam 5 tahun nilai rumah itu naik menjadi 500 juta dan Andi tetap mendapatkan biaya sewa dari penyewa rumah itu senilai 3 juta perbulan. Makanya rajin berusaha dan bekerja jangan boros. Apalagi membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan.
